FKIP Unkhair Gelar Halal Bihalal, Dekan: Mari Kembangkan FKIP Unkhair Kedepan Lebih Baik

Dekan FKIP Unkhair Dr. A.R. Tolangara, M.Si Jumat (29/6) hari ini, menggelar acara halal bihalal bersama civitas akademika FKIP Unkhair. Acara yang digelar di Aula Mini Lantai 2 gedung FKIP berlangsung secara sederhana dihadiri pimpinan Universitas yang diwakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan  Syawal Abdul Adjid, SH., MH, para wakil dengan FKIP Unkhair, Dosen, staf pegawai dan mahasiswa.

Dalam sambutannya dekan menyampaikan  saat ini kita berada dalam suasana euforia, baik itu piala dunia maupun pemilihan gubernur. Oleh karena itu, tentunya kita masing-masing memiliki pilihan yang berbeda-beda namun dekan mengajak, melalui halal bihalal ini kita harus tetap  satu karena kita adalah warga besar FKIP Unkhair dengan satu visi yakni mengembangkan FKIP Unkhair kedepan menjadi lebih baik.

“Semoga dengan  ukhuwah ini kita lebih memantapkan kinerja kita” kata dekan. Menyangkut  pembukaan prodi magister baru, dekan  berharap agar kedepan prodi magister untuk Prodi Pendidikan Matematika maupun IPS dapat segera terealisasi.

“Jadi saya minta yang ada jangan hanya magister prodi biologi saja tetapi prodi lain juga harus segera dibuka baik  Prodi Magister Pendidikan matematika, Magister Prodi  Pendidikan IPS maupun Magister untuk Prodi Pendidikan Dasar (PENDAS) karena sudah banyak doktornya” tambah dekan

Diakhir sambutannya, dekan mengucapkan terima kasih kepada panita pelaksana yang telah bekerja keras demi suksennya acara ini.

Sementara itu, ustad Muhammad Amin, LC, MTh.I dalam ceramahnya menyampaikan halal bihalal memiliki maknanya luas, namun secara sederhana menurutnya melalui moment halal bihalal ini yang mau dihalalkan antar sesama kita adalah pertama pandangan mata.

“Apa yang mau kita halalkan dalam halal bihalal ini yakni yang pertama adalah mari kita halalkan pandangan mata, kenapa ? karena tidak sedikit diantara kita yang tersinggung kata-kata dalam hati ketemu dipinggir jalan tapi pandangan mata diharamkan kepada orang itu,  jadi saya minta melalui moment ini kita halalkan pandangan mata” tutur ustad Muhammad Amin.

Yang kedua adalah mulut atau lisan serta yang ketiga adalah jabatan tangan. Menurutnya tiga hal ini adalah jendela hati bagi seorang manusia. Olehnya itu semakin erat persaudaraan kita maka makin baik kerjasama maupun kolektivitas. (chn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *