PG-PAUD FKIP Unkhair Gelar Pagelaran Cipta Karya Musik dan Tari

Belasan tarian digelar pada pagelaran cipta karya musik dan tari oleh mahasiswa prodi PAUD di Aula Banau kampus I Akehuda. Berbagai kostum maupun atribut tarian yang unik digunakan mahasiswa dalam pagelaran tersebut.

Pagelaran yang digelar pada Kamis (12/7) dibuka dekan FKIP Unkhair Dr. A.R. Tolangara, M.Si ini, berlangsung meriah dengan berbagai tarian yang dipentaskan diantaranya tari permainan karet, tari menanam padi, tari permainan perang, tari lilian serta tarian lainnya.

Menurut koordinator prodi PAUD, Bujuna Alhadad, S.Ag, M.Ag pagelaran yang ditampilkan  merupakan karya dari mahasiswa PAUD sendiri karena ini merupakan suatu mata kuliah  baru yakni ketrampilan musik dan tari dengan dosen pengampunya M.Asrin, S.Pd., M.Pd

“Tarian ini merupakan hasil karya dari mahasiswa itu sendiri dengan bimbingan dosennya, merekalah yang menciptakannya jadi bukan meniru suatu tarian lain. Untuk itu saya selaku koordinator PG-PAUD menyampaikan terima kasih kepada pak Asrin yang telah mendidik mahasiswa PG-PAUD untuk mampu menciptakan suatu hasil karya” kata Bujuna.

Dia berharap agar kedepan, melalui mata kuliah ketrampilan  musik dan tari ini mahasiswa PG-PAUD bisa menghasilkan karya-karya tarian yang bisa ditampilkan tidak hanya di fakultas tapi dapat ditampilkan hingga tingkat nasional.

Sementara itu dekan dalam sambutannya menyampaikan dirinya merasa kagum dengan karya-karya tarian yang ditampilkan oleh mahasiswa. Menurut dekan, pihak fakultas sangat mendukung dalam kegiatan seperti ini dan akan menyediakan wadah berupa ruangan untuk PG-PAUD sebagai tempat untuk belajar maupun latihan pentas seni. Selain itu dekan juga meminta agar pagelaran seni tari ini didokumentasikan yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran.

“Nanti ada ruangan yang kita sediakan untuk PAUD untuk pentas seni. Jadi ibu kajur dan koordinator prodi bisa ingatkan kalau saya lupa karena kita sudah ada niat untuk sediakan satu ruangan bagi PAUD untuk berkreasi di bidang seni. Termasuk sarana pendukungnya bisa diusulkan dalam DIPA nanti” kata dekan.

Dalam sambutannya dekan juga berbagi pengalaman tentang kelompok kajian yang dibimbingnya. Menurut dekan, kelompok kajian tersebut bergerak di bidang pelestarian lingkungan.

“Namanya Kelompok Kajian Vegetasi (KKV), jadi kita ke daerah-daerah  yang sudah mulai terancam misalnya erosi, maka disitu kita akan melakukan penghijauan” tambah dekan.

Dimana dalam setiap kegiatan penyuluhan selalu dirangkai dengan kegiatan pentas seni berupa tarian dengan tujuan untuk menarik warga setempat agar bisa hadir dalam acara penyuluhan tersebut. (chn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *