Mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika Adakan Pameran Makanan

Sebanyak 9 kelompok mahasiswa lintas semester Prodi Pendidikan Matematika FKIP Unkhair menggelar pameran makanan di areal kampus I Akehuda. Berbagai jenis olahan jajanan tradisional atau jajanan pasar yang dijual dalam pameran ini antara lain, pisang lumpur, resoles jagung, es krim, bubur kacang hijau serta jenis jajanan lainnya.

Pameran makanan yang akan digelar selama lima hari ini, dilaksanakan mahasiswa semester 5, 7 dan 9 sebagai praktek mata kuliah Matematika Ekonomi dengan Dosen Pengampuh Wilda Syam Tonra S.Pd., M.Pd.

Para mahasiswa ini terbagi dalam 9 kelompok, dimana setiap kelompok yang terdiri dari 6-8 mahasiswa tersebut menjual satu hingga dua menu jajanan makanan. Sementara dana yang didapat merupakan dana patungan dari masing-masing mahasiswa sebesar Rp.100.000,- yang telah terbagi dalam setiap kelompok sebagai modal awal untuk membuat jajanan makanan. Nantinya keuntungan dari hasil penjualan ini akan dijadikan modal untuk membuat jajanan selanjutnya untuk dijual kembali.

Sugiawan M. Usman mahasiswa semester 7 yang tergabung dalam salah satu kelompok menjelaskan, berbagai olahan makanan yang dijual dalam pameran ini terbilang cukup murah. Harga yang ditawarkan berkisar antara Rp. 1.000 hingga Rp. 5.000.

“Harga yang kami tawarkan ke pembeli bervariasi namun cukup murah, misalnya tiga jenis kue harganya Cuma lima ribu saja per kotak, kalau es lilin kami jual hanya  seribu rupiah per buah, jadi harganya masih tergolong murah dan ini pas bagi kantong teman-teman mahasiswa” kata Sugiawan, Rabu (24/10).

Kegiatan yang diadakan selama lima hari ini, selain di adakan di kampus nantinya akan di gelar juga diluar kampus.

“Selain di kampus, kami juga akan menjual jajanan ini di pasar. Nantinya kami hanya berjalan keliling untuk menawarkan jajanan dan juga ke perkampungan yang berdekatan dengan kampus” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dapat mendorong mahasiswa untuk menjadi seorang wirausahawan sebagai salah satu pilihan kariernya kedepan sehingga mereka mampu menciptakan lapangan kerja tidak hanya bagi dirinya, namun bagi orang lain. (chn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *