KESMMAT Laksanakan Kegiatan Pelatihan Software Geogebra

Kelompok Studi Mahasiswa Pendidikan Matematika (KESMMAT) periode 2018-2019 melalui bidang IPTEKnya melaksanakan kegiatan “Pelatihan Software Geogebra” Sabtu (8/12) hari ini. Ketua Bidang IPTEK KESMMAT Nuarani Badjiser mengatakan kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada mahasiswa Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika terhadap penggunaan software geogebra.

Nuarani menambahkan pelatihan ini diikuti 42 peserta mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika dari beberapa angkatan. ”Ada 42 peserta yang mengikutinya (pelatihan) baik semester 1, 3, 5 maupun semester 7” jelasnya. Untuk menjadi peserta kata Nuarani, para mahasiswa diwajibkan untuk mengisi formulir kesediaan yang telah disediakan panitia.

Kegiatan Pelatihan yang menghadirkan Dr. Joko Suratno, S.Pd.,M.Pd.Si sebagai pemateri dibuka langsung oleh Koordinator Prodi Pendidikan Matematika Dr. Karman La Nani, S.Pd.,M.Si. Dalam sambutannya Koordinator Prodi Pendidikan Matematika menyambut positif dan memberikan apresiasi serta berterima kasih kepada pengurus KESMMAT atas terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya kegiatan pelatihan ini bagi mahasiswa Prodi Pendidikan Matematika sangatlah penting sebagai bekal ilmu pengetahuan, pengalaman, dan keterampilan dalam penggunaan software geogebra dalam hal menggambar bangun datar sebagai ruang dimensi dua maupun bangun ruang sebagai ruang dimensi tiga.

Dirinya menjelaskan software geogebra dapat memberikan ukuran yang tepat serta gambar yang benar sehubungan dengan satuan dan skala yang digunakan. Oleh karena itu, dia mengharapkan  kepada pengurus KESMMAT untuk senantiasa mendorong motivasi dan semangat mahasiswa matematika untuk secara terus menerus mempelajari, mendalami, mengembangkan, mengaplikasikan dan mengamalkan ilmu matematika dengan sejumlah sofware yang ada dalam perilaku intelektual maupun dalam kehidupan nyata.

“Jadi bukan hanya software geogebra saja, tetapi beberapa software lain yang juga perlu dipelajari mahasiswa melalui pelatihan semacam ini, misalnya software Maple, software MINITAB, software Matrix Laboratory (MATLAB), kemudian ada software SPSS dengan sejumlah versinya (16,17,18,19, & 23), software Mathematica maupun software Geometri” kata pria berkacamata ini.

Dia menganjurkan agar software-software tersebut dipelajari tidak hanya dosen tetapi juga mahasiswa sebagai seorang calon guru matematika guna meningkatkan kualitas mereka dimasa yang akan datang.

Diakhir sambutannya Koordinator  Prodi berharap agar para mahasiwa dapat mengikuti kegiatan ini secara serius dan sungguh-sungguh sehingga mampu menguasai penggunaan software geogebra. “Semoga KESMMAT selalu bergerak maju melaksanakan kegiatan-kegiatan keilmuan matematika, pendidikan, sosial keagamaan dan kemasyarakatan serta kegiatan lainnya termasuk kegiatan dibidang olahraga” tutupnya. (pkr-chn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *