Koordinator Prodi Pendidikan Matematika Membagi Konsep Dasar Matematika dengan Mahasiswa Afirmasi DIKTI Asal Papua

Dalam mensukseskan kegiatan matrikulasi mahasiswa penerima beasiswa Afirmasi Dikti asal Papua angakatan 2018, Koordinator Prodi Pendidikan Matematika Dr. Karman La Nani,M.Si memberikan materi Konsep Dasar Matematika kepada mahasiswa Afirmasi Dikti asal Papua  diruang matematika (Sabtu 16/12) akhir pekan kemarin. Pembelajaran diawali dengan menunjukkan pesona matematika guna membentuk intelektual dan  karakter generasi.

Selain itu untuk memperdalam kualitas dan motivasi belajar mahasiswa asal Papua di Univeraitas Khairun, Dr. Karman La Nani yang kerap disapa “PAKAR” (Pak Karman) menunjukkan kotak persegi yang memuat kelipatan bilangan 1, 2, 3, …, 9 dengan diagonal kotak persegi berukuran 9 x 9 yang membentuk bilangan kuadrat 1, 4, 9, 16, …, 81, kemudian membagi kotak menjadi dua bagian yang memuat kelipatan bilangan yang letak dan nilainya yang sama.

Uraian ini disambut  tepuk tangan mahasiswa yang semakin termotivasi untuk serius belajar. Selain itu, Pakar juga menunjukkan Kotak Bujur Sangkar Ajaib berukuran 3×3 yang diisi dengan angka 1, 2, 3,…, 9 yang jumlahnya secara entri baris, kolom, dan diagonal sama dengan 15 juga mendapat tanggapan menarik dari mahasiswa.

Proses pembelajaran kemudian dilanjutkan dengan menggunakan MODEL “CETTAR MEMBAHANA”. Dalam pembelajaran ini Pakar menguraikan obyek matematika yang meliputi Fakta, Konsep, Prinsip dan Skill dengan memberikan contoh-contoh konkrit.

“Nah, jadi sepuluh angka matematika 0, 1, 2, …, 9 dan empat operasi dasar matematika, yaitu penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian dengan pola SS (9+1), DD(8+1), TT(7 + 3), EE(6 + 4) dan LL (5 + 5) yang berjumlah  10 dengan menguraikan operasi penjumlahan dan pengurangan dengan metode NON SIMPAN PINJAM, artinya menjumlah tanpa simpan dan mengurang tanpa pinjam” kata Pakar

Dari penjelasan tersebut para mahasiswa pun semakin tertarik dengan ilmu matematika melalui program matrikulasi ini.

Kaitannya dengan operasi perkalian, Pakar menguraikan cara perkalian cara rutin dan cara non rutin menggunakan pola SS, DD, TT, EE, dan LL, serta operasi perkalian dengan angka 2, 9, dan 11. Selanjutnya, mahasiswa diberikan operasi pembagian dengan menjadikan operasi pengurangan sebagai dasar dari operasi perkalian. Guna menambah pengetahuan matematika kepada mahasiswa, pakar menjelaskan berbagai sifat-sifat dasar operasi hitung matematika dan dilanjutkan dengan membuktikan perkalian dan pembagian bilangan negatif dengan positif menghasilkan bilangan negatif serta perkalian dan pembagian bilangan negatif dengan bilangan negatif menghasilkan bilangan positif.

Diakhir pengajaran, pakar melakukan tanya jawab dengan mahasiswa asal papua sehubungan dengan materi yang diberikan. Para mahasiswa pun meresponnya secara positif, mereka mengatakan bahwa konsep dasar matematika yang diperolehnya merupakan pengetahuan baru bagi mereka. Selain itu, mereka juga merasa tertarik dengan model CETTAR MEMBAHANA yang digunakan Pakar dalam proses mengajarnya. Usai pembelajaran para mahasiswa afirmasi Dikti ini melakukan foto bersama dengan Pakar untuk diabadikan.(pkr-chn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *