Prodi Matematika Gelar Tes Kemampuan Awal Matematika bagi Mahasiswa Baru

Mengawali perkuliahan mahasiswa baru, Koordinator Program Studi Pendidikan Matematika bersama Gugus Kegiatan Akademik Kemahasiswaan melaksanakan tes Kemampuan Awal Matematika (KAM) kepada 75 mahasiswa barunya. Tes KAM yang dimulai pukul 08.00-10.00 WIT berlangsung Sabtu (31/8) hari ini, di ruang kuliah R-13 dan R-15 prodi pendidikan matematika.

Menurut Koordinator Program Studi (Prodi) Pendidikan Matematika Dr. Karman La Nani, M.Si, tes ini dimaksudkan untuk mengetahui kemampuan awal matematika bagi mahasiswa baru, sekaligus memetakan atau mengklasifikasi masing-masing individu terhadap kemampuan awal mahasiswa terkait ilmu matematika itu sendiri.

“Jadi selain untuk mengetahui kemampuan awalnya seperti apa, kami juga sekaligus memetakannya“ terang Karman.

Dirinya menambahkan tes KAM memiliki banyak manfaat bagi program studi matematika, selain untuk  kepentingan penelitian dan pengabdian, juga untuk kepentingan pembinaan kemampuan matematika mahasiswa di program studi.

“Sebelum pelaksanaan tes, selaku Koordinator Prodi saya telah menyampaikan kepada mereka (mahasiswa baru) bahwa tes ini tidak menentukan siapa yang lulus dan siapa yang tidak lulus, akan tetapi tes ini semata-mata untuk kepentingan pemetaan kemampuan awal matematika sebagai bahan pendukung guna mempelajari matematika saat perkuliahan nanti. Sehingga saat pelaksanaan tes tersebut mahasiswa tidak tegang dalam menyelesaikan soal yang telah dipersiapkan oleh program studi sebelumnya” kata koordinator prodi yang kerap disapa “Pakar”.

Tidak hanya mahasiwa baru,  dalam pelaksanaan tes ini juga melibatkan beberapa mahasiswa semester III yang IPKnya dibawah 2,75. Hal ini bertujuan untuk melakukan pembinaan kepada mahasiswa yang IPKnya kurang tersebut.

Pelaksanaan tes KAM sendiri dilakukan berdasarkan hasil rapat koordinator prodi dengan dosen prodi pendidikan matematika pada tahun 2018 yang lalu, dimana dalam rapat diputuskan setiap penerimaan mahasiswa baru perlu dilakukan tes KAM.

“Dan kegiatan tes semacam ini sudah kami laksanakan sebanyak dua kali, sejak penerimaan mahasiswa baru tahun 2018 yang lalu. Dan tahun 2019 ini merupakan tahun kedua pelaksanaannya” sebut Pakar

Lebih jauh, Pakar menjelaskan nantinya hasil tes KAM akan diberikan kepada dosen Penasehat Akademik (PA) dan pengampu Mata kuliah untuk digunakan sebagai dasar pengembangan dan pembinaan kepada mahasiswa dan Alumni matematika.

Apabila dari hasil tes ini ada mahasiswa yang dinyatakan kemampuan awal matematikanya rendah serta mahasiswa semester III yang IPK kurang dari 2,75 diwajibkan untuk mengikuti pelatihan dasar matematika yang rencananya dilaksanakan pada awal bulan september 2019. (pkr-chn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *